Kematian memang tidak tahu kapan dan dimana datangnya. Mungkin ini yang sudah kehendak Allah SWT untuk mengambil nyawa seseorang. Om Rantok begitulah aku menyebut paman saya yang tinggal di Jakarta. Kira-kira 1 minggu yang lalu, Om rantok telah pulang ke Rahmatullah. Om Rantok meninggal ketika hendak menerbangkan pesawat asal Korea yang akan take off dari seoul ke Bandara soekarno Hatta. Waktu mau menuju pesawat, tiba-tiba Om Rantok jatuh dan langsung dibawa ke rumah sakit tapi sayang almarhum menghembuskan nafas terakhirnya disana.
Saya baru tahu sehari setelah meniggalnya almarhum. Hal ini membuatku sedih karena sewaktu saya berlibur ke Jakarta semasih SMP, almarhum begitu baik dengan saya. Almarhum yang begitu sayang keluarga, baik hati dan murah senyum membuat orang disekitarnya merasa nyaman. Semoga almarhum diterima disisi-Nya, diampuni dosa-dosanya, diterima amal kebaikannya. Amin… Kabar sedih juga datang kemarin (Minggu). Pak Mardi telah meninggal dunia. Pak Mardi adalah tukang bangunan yang benerin rumah saya. Alamarhum orangnya jujur, baik, kerja keras dan penuh semangat. Semoga almarhum diterima disisi-Nya, diampuni dosa-dosanya, diterima amal kebaikannya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Amin…
Saya baru tahu sehari setelah meniggalnya almarhum. Hal ini membuatku sedih karena sewaktu saya berlibur ke Jakarta semasih SMP, almarhum begitu baik dengan saya. Almarhum yang begitu sayang keluarga, baik hati dan murah senyum membuat orang disekitarnya merasa nyaman. Semoga almarhum diterima disisi-Nya, diampuni dosa-dosanya, diterima amal kebaikannya. Amin… Kabar sedih juga datang kemarin (Minggu). Pak Mardi telah meninggal dunia. Pak Mardi adalah tukang bangunan yang benerin rumah saya. Alamarhum orangnya jujur, baik, kerja keras dan penuh semangat. Semoga almarhum diterima disisi-Nya, diampuni dosa-dosanya, diterima amal kebaikannya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Amin…